Rabu, 15 Februari 2012
Rencana Perubahan UU No. 103 Tentang Pengembangan Al-Azhar PDF Cetak E-mail
Sabtu, 21 Februari 2009 15:39

Setekah berusia sekitar 50 tahun lebih, UU No. 103 tentang pengembangan Al-Azhar kini mendapat sorotan. Rektor Universitas Al-Azhar,

Dr. Ahmed Thayyib menyatakan bahwa UU tersebut menghambat pengembangan Al-Azhar karena UU tersebut dibuat pada masa yang keadaannya telah berubah dan berbeda dengan keadaan masa kini. Perdana Menteri Dr. Ahmed Nazhif telah membentuk sebuah panitia hukum yang dipimpin oleh Dr. Abdulllah al-Husayni, Wakil Rektor bidang Pasca sarjana, untuk melakukan pengkajian dalam rangka perubahan terhadap UU tersebut.

Staf Ahli Rektor, Dr. Abdul Daym Nushayr memandang perlunya segera mengubah UU tersebut agar sesuai dengan perkembangan masa kini dan penambahan kuantitas serta fakultas-fakultas baru. Nushayr menambahkan bahwa al-Azhar adalah perguruan tinggi terbesar di Mesir, dengan sekitar setengah juta mahasiswa. Menurut Nushayr, umumya seorang rektor memeriksa seluruh persoalan administratif termasuk dalam hal penentuan seorang dekan maupun wakil-wakilnya. Namun tidak demikian yang terjadi di Al-Azhar. Grand Sheikh-lah yang menentukan semua itu dan kemudian dimintakan persetujuan dari Perdana Menteri. Karena itu, usul agar kewenangan dikembalikan kepada Rektor adalah usul yang tepat.

Bookmark with:

Deli.cio.us    Digg    reddit    Facebook    StumbleUpon    Newsvine
 
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini6
mod_vvisit_counterKemarin32
mod_vvisit_counterMinggu Ini83
mod_vvisit_counterMinggu Kemarin208
mod_vvisit_counterBulan Ini436
mod_vvisit_counterBulan Kemarin942
mod_vvisit_counterTotal155906