Rabu, 15 Februari 2012
Bincang Wawasan dan Perpisahan Tokoh PCINU Mesir PDF Cetak E-mail
Sabtu, 24 Juli 2010 10:38
dikbudcairo.org- Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Mesir pada hari Kamis, tanggal 22 Juli 2010 adakan Bincang Wawasan dan Perpisahan dua tokoh PCINU Mesir yang telah menyelesaikan jenjang doktoralnya, yaitu; Dr. Fadlolan Musyaffa`, MA dan Dr. Abdul Ghofur Maemun, MA. Selain itu, acara yang dihelat mulai pukul 20.00 Clt hingga 23.00 Clt. tersebut juga dikemas dengan tasyakuran sekretariat baru PCINU Mesir yang terletak di kawasan Mutsalats di bilangan 10 th District Nasr City Cairo.

Dr. Abdul Ghofur Maemun, MA pada malam tersebut menyampaikan kesannya selama menempuh pendidikan di Al Azhar, mulai jenjang strata satu, master dan akhirnya menyelesaikan jenjang doktoralnya dengan nilai Cumlaude. Baginya, belajar di Mesir merupakan anugerah dan kemerdekaan, dimana untuk mempelajari keberagaman khazanah Islam dari sisi madzab/sekte apapun tidak dilarang. Namun, ia juga  berpesan bahwa dalam mengaplikasikannya kita harus pandai memilah dan memilih, terlebih jika keragaman khazanah tersebut diimpor ke dalam masyarakat muslim di tanah air.

Adapun Dr. Fadlolan Musyaffa, MA juga menyampaikan kesannya selama menempuh pendidikan hingga menyelesaikan jenjang doktoralnya, bedanya beliau menempuh pendidikan sarjana di Al Azhar Mesir, sedangkan studi master dan doktoralnya ditempuh di Khartoum Sudan. Pada malam itu, bapak tiga anak yang juga menjabat sebagai Rois Syuriah PCINU Mesir tersebut mengingatkan kepada mahasiswa Indonesia di Mesir khususnya kaum Nahdliyyin untuk menjadi pembaharu dalam me-reinterpratasi ajaran Islam yang shalihun li kulli zaman wal makan (relevan di setiap situasi dan kondisi).

Atase Pendidikan KBRI Cairo, Prof. Dr. Sangidu Assofa M.Hum yang menyempatkan hadir pada acara tesebut menyampaikan apresiasinya terhadap peran serta kedua tokoh tersebut dalam mengayomi dan membimbing mahasiswa Indonesia selama berada di Mesir. Dalam kesempatan sama, beliau juga berpesan kepada sekitar 90 warga Nahdliyyin yang hadir untuk mensuritauladani kegigihan dan semangat dua tokoh tersebut dalam memperkaya dirinya dengan khazanah kelimuawan serta menyelesaikan studinya hingga ke jenjang doktoral.

Sementara itu ketua Tandfidziyah PCINU Mesir, Muhlashon Jalaluddin, Lc. mengungkapkan apresisasinya kepada kedua tokoh tersebut atas peran, andil dan dedikasinya dalam memperjuangkan dan menjalankan roda jam`iyyah an nahdliyyah di bumi kinanah ini. Dalam kesempatan yang sama, beliau berharap kepada warga nahdlyyin untuk belajar berstrategi sedini mungkin dalam penyampaian keilmuwan islam ke Indonesia pada nantinya.

Bookmark with:

Deli.cio.us    Digg    reddit    Facebook    StumbleUpon    Newsvine
 
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini6
mod_vvisit_counterKemarin32
mod_vvisit_counterMinggu Ini83
mod_vvisit_counterMinggu Kemarin208
mod_vvisit_counterBulan Ini436
mod_vvisit_counterBulan Kemarin942
mod_vvisit_counterTotal155906