Senin, 06 Februari 2012
Diskusi Kebahasaan PDF Cetak E-mail
Jumat, 26 Maret 2010 08:00
dikbudcairo.org - Dalam rangka meningkatkan kemampuan kritik sastra Arab, SEMA FBA (Senat Mahasiswa Fakultas Bahasa Arab) bekerjasama dengan KSW (Kelompok Studi Walisongo) mengadakan acara diskusi kebahasaan pada Kamis (24/03/2010). Acara yang diselenggarakan di Griya Jateng itu menghadirkan tiga Kandidat Doktor dari UGM (Univ. Gajah Mada), yaitu Sidqon Maesur, MA, Ahmad Sai’d, MA dan Dra. Nur Anisah Ridwan, M.Pd.

Dalam kesempatan itu, Sidqon Maesur, MA mengatakan bahwa perkembangan sastra Arab itu berawal dari munculnya syair dan nastr (prosa) di zaman sastra Jahiliyah. Adanya sebuah sastra baru, seperti novel dan cerpen itu berkembang pada abad ke-20 yang terinspirasi dari novel-novel Barat. Peneliti novel yang pernah belajar di Univ. Al Azhar ini menambahkan, sastra Arab perlu dikaji lebih lengkap untuk menentukan keutentikan sebuah karya karya.

Sementara itu, Nur Anisah Ridwan menambahkan, keindahan sebuah sastra Arab itu terletak dari kalimatnya, karena meski jika ada seseorang yang tidak paham dengan artinya pun, sastra Arab akan kelihatan enak didengar. Peneliti syair Arab UGM ini menghimbau pada segenap yang hadir untuk menggunakan waktu sebaik-baiknya supaya dapat menerjemah sastra Arab ke bahasa Indonesia.

Bookmark with:

Deli.cio.us    Digg    reddit    Facebook    StumbleUpon    Newsvine
 
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini51
mod_vvisit_counterKemarin24
mod_vvisit_counterMinggu Ini75
mod_vvisit_counterMinggu Kemarin227
mod_vvisit_counterBulan Ini220
mod_vvisit_counterBulan Kemarin942
mod_vvisit_counterTotal155690