Senin, 06 Februari 2012
Bincang Wawasan KeIndonesiaan PDF Cetak E-mail
Kamis, 25 Maret 2010 00:00

 

dikbudcairo.org - Selasa, 23 Maret 2010, bertempat di Auditorium Shalah Kamil, atas kerjasama; Fosmagati, IKPM Cab. Cairo, Gamajatim, KSW dan KMB serta dukungan dari KBRI Cairo diselenggarakan Bincang wawasan Kebangsaan bertajuk ”Menelisik Indonesia Ke Depan”.

Bertindak sebagai pembicara Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, MS., Menteri Kelautan dan Perikananan Periode 2001-2004, Dede Muharam, Lc., anggota Himpunan Pengusaha Muslim Indonesia, Drs. Komarudin, M.Pd., dosen Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon. Turut hadir pada acara tersebut Dubes RI AM. Fachir dan Atase Pendidikan Nasional Prof. Dr. Sangidu, M.Hum., dan beberapa staf KBRI serta 200 mahasiswa Indonesia di Mesir.

 

Rokhmin Dahuri memaparkan beberapa data akurat problematika keterpurukan di Indonesia di berbagai sektor berikut penyelesaiannya, salah satunya dengan peningkatan kualitas pendidikan. “Ketika Hirosima dan Nagasaki diluluh-lantahkan oleh sekutu tahun 1945, kaisar Jepang menanyakan berapa jumlah guru yang masih tersisa, dan itu merupakan kesadaran hebat untuk membangun jepang menjadi Negara seperti saat ini”  demikian imbuhnya.

Sementara itu, Dede Muharam, Lc. menuturkan bahwa alumni Timur Tengah khususnya Al Azhar mempunyai peluang besar dalam memainkan belbagai sektor di Indonesia, termasuk kewirausahaan. Adapun pembicara ketiga, Drs. Komarudin, M.Pd. dalam kesempatan yang sama menekankan beberapa faktor terpuruknya pendidikan di Indonesia diantaranya; kurikulum yang berubah-ubah, pemerataan, sistem evaluasi nasional dan stadarisasi.

Atase Pendidikan Nasional dalam sambutannya menekankan bahwa mahasiswa Indonesia perlu mempersiapkan diri sebagai generasi muda yang akan berkontribusi dalam memperbaiki masa depan Indonesia yang lebih baik. Sementara itu, Dubes RI dalam sambutan singkatnya berpesan bagaimana pun kondisi Indonesia, kita wajib mencitainya. “Jika ingin menjadi orang yang bermanfaat untuk bangsa dan negara, tidak perlu menunggu-nunggu, tetapi dia harus segera bertindak dari sekarang dan itu merupakan tantangan” imbuh Pak  Dubes.

Selain diisi dengan dialog, acara yang diselenggarakan pada pukul 19.00 Clt. hingga 22.30 Clt. tersebut dimeriahkan dengan berbagai penampilan bertajuk ke-Indonesia-an, seperti Rampak Gendang, Dangdut Campur Sari dan Puisi Teaterikal. 

Bookmark with:

Deli.cio.us    Digg    reddit    Facebook    StumbleUpon    Newsvine

Related news items:
Berita Lainnya:
Berita Sebelumnya:

 
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini20
mod_vvisit_counterKemarin24
mod_vvisit_counterMinggu Ini44
mod_vvisit_counterMinggu Kemarin227
mod_vvisit_counterBulan Ini189
mod_vvisit_counterBulan Kemarin942
mod_vvisit_counterTotal155659