| Bedah Buku Tafsir Al Jaelani |
|
|
|
| Senin, 08 Februari 2010 00:00 |
|
![]()
Acara ini tidak hanya dihadiri oleh kalangan mahasiswa Indonesia saja, namun juga dari negara lain seperti Malaysia, Singapura dan Rusia, sehingga aula yang berkapasitas 250 orang tersebut tak mampu menampung membludaknya peserta yang hadir. Buku 6 jilid karya Ulama dan tokoh sufi abad ke- 5 Hijriyah tersebut dibedah oleh Muhaqiq (Penyunting) -nya, Syeikh Dr. Muhammad Fadhil al Jaelani yang juga cucu keturunan Syeikh Abdul Qodir al Jaelani dan dimoderatori oleh Abdul Ghofor Maimun, M.A.. Buku Tafsir yang menggunakan pendekatan tasawuf ini memang sangat kontrovesial, apalagi setelah 3 jilid asli tafsir ini ditemukan di vatikan dan kemudian baru diterbitkan kembali pada awal 2009 lalu oleh Markaz al Jaylani li al Buhuts al Islamiyah, Istanbul, Turki. Guna menganalisa dan memastikan keaslian manuskrip buku ini, Muhaqiq mengatakan bahwa ia telah melakukan penelitian selama lebih dari 32 tahun dan mengujungi perpustakaan-perpustakaan di lebih 20 negara dimana manuskrip aslinya berada. Berita Lainnya:
Berita Sebelumnya:
|
















