| Pelantikan Pengurus DPD-PPMI Zagazig |
|
|
|
| Minggu, 13 September 2009 00:00 |
|
![]()
Dalam sambutan di depan anggota DPD-PPMI Zaqaziq dan para undangan yang menghadiri acara pelantikan, Wakeppri yang baru pertama kali berkunjung ke Zaqaziq ini antara lain mengucapkan Selamat atas dilantiknya pengurus Dewan Pengurus Daerah PPMI Zaqaziq, seraya mendoakan agar pengurus yang baru dapat mengemban amanat sebaik-baiknya. Wakeppri selanjutnya mengingatkan yang hadir, bahwa sebagai warga asing yang berkunjung ke sebuah Negara sahabat, mereka itu statusnya adalah tamu, karena itu seorang tamu hendaknya mengetahui tingkah laku yang baik dan tidak melanggar aturan yang ditetapkan oleh Negara yang dikunjunginya. Wakeppri juga menegaskan bahwa tujuan mahasiswa datang di Mesir adalah untuk menuntut ilmu. Mereka harus memanfaatkan kesempatan berada di Mesir dengan sebaik-baiknya untuk mendalami ilmu yang dipelajari, baik secara formal di bangku kuliah maupun di luar bangku kuliah. Terkait dengan kegiatan organisasi, Wakeppri antara lain mengatakan bahwa organisasi adalah sarana kita untuk belajar peka terhadap permasalahan yang terjadi di lingkungan kita. Selain itu, juga sekaligus merumuskan solusi-solusi bagi setiap permasalahan yang timbul. Mengakhiri sambutannya, Wakeppri berharap agar pengurus terpilih dapat membantu anggotanya sesuai aturan Negara setempat dan aturan PPMI & KBRI. Atase Pendidikan, Prof. Dr. Sangidu, M.Hum pada kesempatan yang sama memberikan sambutan antara lain menegaskan bahwa permasalahan yang timbul di tengah-tengah kehidupan masyarakat mahasiswa, harus diselesaikan secara bersama-sama. Hal itu seiring dengan motto PPMI tahun ini, yaitu bersama membenahi kondisi Masisir. Atase Pendidikan juga menyinggung masalah kerapian berpakaian dan berpenampilan adalah bagian penting dari upaya peningkatan citra positif bangsa Indonesia di Luar Negeri. Acara pelantikan DPD-PPMI Zaqaziq dilakukan oleh Presiden PPMI Muhammad Taufiq, dan dilanjutkan dengan acara dialog bersama Wakeppri, Atdik dan Counsellor Protkons. Dalam sessi dialog, mahasiswa antara lain menanyakan tentang kelanjutan program pembangunan asrama mahasiswa di Kampus Al-Azhar, masalah perlindungan WNI, cap teroris yang belakangan ini disematkan pada alumni Timur Tengah, dan juga masalah beasiswa S2 dan S3. Selain pejabat KBRI, anggota DPD-PPMI Zaqaziq, acara pelantikan juga dihadiri oleh ketua dan pengurus DPD-DPD yang berada di luar kota Cairo. Berita Lainnya:
Berita Sebelumnya:
|
















