Sabtu, 31 Juli 2010
Klinik Kesehatan Masisir Dioperasikan PDF Cetak E-mail
Senin, 13 Juli 2009 11:23
dikbudcairo.org - Menjawab permasalahan kesehatan mahasiswa Indonesia di Mesir, DPP PPMI bersama WIHDAH dan BWAKM membangun Klinik Kesehatan Mahasiswa di lantai dasar Wisma Nusantara di bilangan Rab`ah Nasr City Cairo. Klinik yang dibangun selayaknya sebuah klinik kesehatan tersebut dilengakapi fasilitas berupa ranjang pasien, lemari obat-obatan dan alat-alat kesehatan serta petugas harian.
 
Klinik yang mulai difungsikan pada tanggal, 4 Juli 2009 yang lalu buka 5 hari dalam seminggu, yaitu sabtu hingga rabu pada pukul 14:00 Clt. hingga 20:00 Clt – sabtu dan ahad khusus untuk mahasiswi. Klinik Mahasiswa tersebut menyediakan 4 dokter asal Indonesia yang kebetulan sedang tinggal di Kairo yaitu, dr. Jozi (akupuntur), dr. Nur Rohmah (spesialis kandungan), dr. Haryono (bekam), dan dr. Rudi (Pijat Refleksi).
 
Antusias mahasiswa Indonesia dalam memanfaatkan sarana kesehatan ini sangat tinggi. Hal ini terbukti pada hari pertama klinik tersebut dibuka, banyak mahasiswa yang rela antri untuk mengobati masalah kesehatan mereka. Bahkan, ada beberapa mahasiswa asing asal Rusia yang juga turut berpartisipasi dalam memanfaatkan klinik tersebut.

 
Menurut informasi yang disampaikan oleh  Sdr. Rubie Hazinoto selaku direktur pengelola Klinik bahwa para pasien yang berobat tidak dipungut biaya apapun. Adapun dana untuk merealisasikan berlangsungnya klinik tersebut merupakan bantuan BWAKM dan kas DPP PPMI Mesir. Karena itu, pihak klinik berharap kepada KBRI sebagai pemerintah Indonesia yang ada di Mesir untuk membantu pembiayaan operasional klinik tersebut diantaranya dalam pengadaan obat-obatan. Pihaknya sangat berterima kasih kepada keempat dokter yang bersedia memberikan pelayanan kesehatan di Klinik ini tanpa memungut biaya.
 
Dengan keberadaan Klinik tersebut diharapkan kesehatan mahasiswa Indonesia di Mesir yang jumlahnya kurang lebih mencapai 4000 ini bisa segera ditangani. Kesehatan merupakan masalah krusial yang harus diperhatikan oleh setiap orang, terlebih mahasiswa sebagai WNI dan merupakan aset bangsa selayaknya mendapat jaminan kesehatan di mana pun mereka berada, termasuk di Mesir ini.

Bookmark with:

Deli.cio.us    Digg    reddit    Facebook    StumbleUpon    Newsvine
 
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini271
mod_vvisit_counterKemarin232
mod_vvisit_counterMinggu Ini1824
mod_vvisit_counterMinggu Kemarin1873
mod_vvisit_counterBulan Ini7980
mod_vvisit_counterBulan Kemarin8275
mod_vvisit_counterTotal98313