| Bedah Buku “Ilusi Negara Islam” |
|
|
|
| Rabu, 01 Juli 2009 22:50 |
![]() Atase Pendidikan KBRI Cairo Dr. Sangidu, M.Hum tanggal 27 Juni 2009 hadiri acara Bedah Buku “Ilusi Negara Islam” yang diselenggarakan oleh organisasi mahasiswa Indonesia program pascasarjana di Mesir ‘El-Montada”. Dalam sambutannya Dr. Sangidu antara lain menyambut baik forum diskusi bedah buku semacam ini, khususnya yang terkait dengan perkembangan pemikiran di tanah air, agar dapat mengikuti dan selanjutnya memberikan kontribusi pemikiran untuk kepentingan bangsa Indonesia. Selanjutnya, menyinggung buku yang akan dibedah dalam forum tersebut, Atase Pendidikan memberi komentar bahwa buku ‘Ilusi Negara Islam’ adalah merupakan teks terbuka, yang menawarkan data dan hasil analisis untuk kita baca dan cerna. Pada kesempatan tersebut Atase Pendidikan juga mengumumkan kepada mahasiswa pascasarjana, khususnya yang sedang menyelesaikan tesis dan disertasi, bahwa Departemen Agama tahun ini akan memberikan bantuan penulisan tesis dan disertasi kepada mahasiswa Indonesia di Mesir. Sehubungan dengan itu, Atase Pendidikan menghimbau agar mereka segera menyerahkan proposal tesis/disertasi dan bukti pengesahan dari fakultas. Ketua El-Montada, A. Saefuddin, MA., dalam sambutannya antara lain menyinggung program-program El-Montada ke depan. Program tersebut antara lain adalah mengaktifkan kegiatan pelatihan manajemen pengelolaan wakaf, manajemen pengelolaan zakat, ekonomi Islam dan lain-lain yang akan menjadi bekal bagi sarjana Mesir ketika kembali ke tanah air. Menurut Saifuddin, kebutuhan terhadap ilmu-ilmu di atas saat ini cukup mendesak, karena animo masyarakat Indonesia terhadap praktik-praktik ekonomi yang berdasarkan syariah semakin meningkat. Bedah buku ‘Ilusi Negara Islam’ menampilkan 4 (empat) orang narasumber dari latar belakang organisasi yang berbeda-beda, mereka adalah: 1) Abdul Ghofur Maimoen, MA, 2) Cecep Taufiqurrahman, S.Ag, 3) Iswan Kurnia Hasan, Lc, dan 4) Ahmad Fakhrurrozi, SE.Bedah buku yang bertempat di Griya Jateng ini mendapat sambutan yang cukup meriah dari peserta yang berjumlah 110 orang. Diantara peserta ada yang pro terhadap data-data yang diangkat oleh buku tersebut, sedangkan yang lain mengkritik metode penelitian yang digunakan oleh penulis.
Berita Lainnya:
Berita Sebelumnya:
|
















