| Pentingnya Kembali Ke Kitab Kuning |
|
|
|
| Jumat, 23 April 2010 13:57 |
|
dikbudcairo.org - Grand Sheikh Al-Azhar, Dr. Ahmed Thayyeb, (21/4) kembali menegaskan keputusan Dewan Tertinggi Al-Azhar untuk memberlakukan penggunaan buku-buku Islam klasik sebagai bahan pelajaran di sekolah dan Universitas Al-Azhar. Menurut Thayyeb, "kitab kuning" atau buku-buku Islam klasik itu sangat penting karena buku-buku itu merupakan sumber asli dan memberikan banyak pengetahuan tentang Islam. Buku-buku itu juga yang telah membentuk nalar kritis dan budaya dialog di kalangan umat Islam. Thayyeb menambahkan bahwa praktek penggunaan buku diktat seperti yang berlaku selama ini tidak produktif, sehingga semasa menjadi Rektor Al-Azhar, dia memutuskan untuk menghentikan hal itu dan mewajibkan penggunaan buku-buku klasik sebagai bahan pelajaran. Keputusan tersebut memang membuat marah para dosen yang sudah terbiasa mendapatkan uang banyak dari hasil menjual diktat kepada mahasiswa. Namun Thayyeb tetap berpandangan, itulah cara yang efektif untuk memberi pengetahuan Islam yang benar kepada mahasiswa. Berita Lainnya:
Berita Sebelumnya:
|















