Selasa, 22 Mei 2012
Rencana Pembukaan Jurusan Bahasa Indonesia di Univ. Ain Syams PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Administrator   
Selasa, 13 Januari 2009 16:13

Dalam rangka menjajaki kemungkinan kerjasama pendirian Jurusan Bahasa Indonesia di Luar Negeri, Dr. Dendy Sugono, Kepala Pusat Bahasa Depdiknas RI, didampingi oleh Dra. Hj. Yeyen Maryani, M.Hum, Kepala Bagian Tata Usaha Pusat Bahasa dan Drs. Mustakim, M. Hum, Kepala Bidang Pembinaan Bahasa dan Sastra Pusat Bahasa, pada tanggal 26 s/d 31 berkunjung ke Mesir, untuk mengadakan Pembantu Rektor Univ. Ain Syams Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Prof. Dr. Atef el Awam dan Dekan Fakultas Alsun Prof. Dr. Abd el Kadir Atheya Abu el Ainain.

Prof. Atef menegaskan bahwa pihaknya menyambut baik rencana Depdiknas RI membuka jurusan Bahasa Indonesia di Universitas Ain Syams. Hal itu dikemukakan mengingat hubungan antara Indonesia dan Mesir sedemikian dekat, dan kedua Negara memiliki banyak kesamaan dalam hal budaya dan adat istiadat, khususnya kedua Negara sama-sama berpenduduk mayoritas muslim.

Dekan Fakultas Alsun Prof. Dr. Abdul Qadir yang didampingi oleh Wakil Dekan Bidang Akademik, Ketua Jurusan Bahasa China, Ketua Jurusan Bahasa Korea, dan Ketua Jurusan Bahasa Turky, pada kesempatan tersebut menyebutkan beberapa syarat untuk pendirian jurusan bahasa asing di fakultasnya, antara lain:

  1. Indonesia menyediakan dosen materi bahasa Indonesia, termasuk sastra dan terjemah (Arab Indonesia) sekurang-kurangnya untuk masa 10 tahun. Batasan waktu 10 tahun tersebut dimaksudkan agar para dosen memiliki waktu yang cukup untuk mengkader ahli Bahasa Indonesia melalui jenjang S1, S2 dan S3, yang selanjutnya bisa menjadi tenaga pengajar melanjutkan pengajar dari Indonesia. Karena syarat menjadi dosen di Mesir adalah minimal bergelar Doktor;
  2. Menyediakan modul dan buku-buku referensi bahasa Indonesia yang diperlukan di dalam perkuliahan dan informasi tambahan bagi dosen dan mahasiswa;
  3. Menyiapkan beasiswa untuk 5 atau 6 orang selama satu tahun belajar pada tingkat III (semester 5 & 6) di Indonesia. Mahasiswa dimaksud akan melanjutkan kembali tingkat IV di Fakultas Alsun Cairo;

Menjawab pertanyaan Kepala Pusat Bahasa tentang minat mahasiswa Mesir terhadap jurusan Bahasa Indonesia, Dekan Abd el Kadir mengatakan bahwa setiap jurusan baru di Mesir ini pasti banyak peminatnya. Apalagi kebutuhan pasar kerja akhir-akhir ini yang menuntut keahlian langka, baik di bidang pariwisata, perdagangan, bahkan kantor-kantor pemerintahan, maka bahasa Indonesia yang dituturkan oleh lebih kurang 300 juta orang menjadi cukup menarik.

Bookmark with:

Deli.cio.us    Digg    reddit    Facebook    StumbleUpon    Newsvine