Selasa, 22 Mei 2012
Upacara Peringatan Kemerdekaan RI Ke-65 di KBRI Cairo PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Nasrul Fahmi Zaki Fuadi   
Kamis, 19 Agustus 2010 23:34

dikbudcairo.org - Meski peringatan hari kemerdekaan Indonesia pada tahun ini jatuh pada bulan Ramadlan, namun hal itu tidak mengurangi kemeriahan upacara bendera yang berlangsung di halaman Wisma Duta RI Mesir, Garden City Cairo, (17/08/10). Sejumlah masyarakat Indonesia di Mesir yang tergabung dari kalangan Pejabat KBRI, Mahasiswa, pelajar SIC (Sekolah Indonesia Cairo) hingga TKW berkumpul dari pukul 07.00 untuk memperingati hari kemerdekaan Indonesia ke-65.


Upacara ini dipimpin langsung oleh Dubes RI Mesir, AM. Fachir. Sementara itu, sebagai Komandan Upacara adalah Atase Pertahanan KBRI Cairo, Kol. Teguh S. Gunanto. Adapun sebagai Komandan Upacara dalam upacara penurunan bendera, dipimipin oleh Mayor Dariel yang juga Wakil Atase Pertahanan KBRI Cairo.

Meski di tengah terik musim panas, tetapi seluruh peserta upacara terlihat sangat khusu’ melakukan upacara. Itu terlihat pada saat pengibaran bendera merah putih dengan diiringi lagu Indonesia Raya dari seluruh peserta upacara. Dalam upacara pengibaran bendera itu, Muhammad Abdullah, Minister Counsellor Protokol mendapat anugrah penghargaan ‘Satya Lencana’ dari Presiden RI, Dr. H. Soesilo Bambang Yudoyono sebagai pejabat yang telah mengabdikan dirinya selama lebih dari 10 tahun di Kemenlu RI.

Setelah berakhirnya upacara penurunan bendera, KBRI Cairo menyediakan hidangan buka bersama di halaman Balai Budaya KBRI Cairo. Di tengah-tengah buka bersama itu, Dubes RI mengingatkan pada seluruh warga Indonesia di Mesir bahwa kemerdekaan RI bukanlah milik satu orang saja, tetapi kemerdekaan adalah milik seluruh warga Indonesia.

Dubes juga melanjutkan, “Karena kemerdekaan itu dicapai dan dibayar dengan darah dan pengorbanan, maka rasa syukur atas kemerdekaan ini harus tetap ada dalam jiwa masyarakat Indonesia. Rasa syukur itu diwujudkan dengan menyukseskan tugas masing-masing, antara lain pejabat tidak korupsi, mahasiswa serius dalam belajar, dan pekerja bekerja dengan serius dalam pekerjaannya.”

Bookmark with:

Deli.cio.us    Digg    reddit    Facebook    StumbleUpon    Newsvine
LAST_UPDATED2