|
Sosialisasi Visi-Misi Capres-Cawapres 2010-2011. |
|
|
|
|
Ditulis oleh Nasrul Fahmi Zaki Fuadi
|
|
Jumat, 06 Agustus 2010 11:47 |
|

dikbudcairo.org - Pasangan Falahuddin Al Qudsy dan Wildi Raihanda mencalonkan diri sebagai Capres-Cawapres PPMI Mesir peridode 2010-2011. Ini menandai kepungurusan PPMI yang diemban oleh M. Taufik akan segera berakhir. Dengan mengusung jargon “Bersama Kita Maju,” Falahuddin dan Wildi mempresentasikan visi-misinya dalam acara “Sosialisasi Visi-Misi Capres dan Cawapres 2010-2011”.
Acara yang digelar di Auditorium Pesanggrahan KPMJB itu dihadiri sekitar limapuluh mahasiswa, baik dari Tim Sukses ataupun dari Mahasiswa Simpatisan. Acara ini merupakan acara pertama kali yang diadakan oleh PPR (Panitia Pemilu Raya). Setelah acara ini, masih ada beberapa rangkaian acara lainnya, seperti sosialisasi di daerah hingga berakhir pada pemilihan Presiden pada tanggal 8 Agustus 2011.
Menurut Khalis, selaku Ketua PPR, PPR merupakan organisasi independen yang dibentuk dari rapat bersama seluruh kekeluargaan. Adanya PPR tahun ini bukan berarti terlibat langsung dengan kebijakan PPMI. “Jadi, tidak mungkin PPMI dan DPA yang dapat mengganti atau mencopot PPR tanpa alasan yang pasti dari Kekeluargaan yang mengutus. Karena itulah, saya bisa menjamin, Pemilu tahun ini tidak akan ada kecurangan,” lanjut Khalis.
Khalis juga menjelaskan, sebenarnya tahun ini ada dua Capres-Cawapres. Namun karena ketidaklolosan Capres satu lagi dalam pengisian Screening, maka Capres yang satu lagi dianggap tidak memenuhi syarat. “Ini diatur di undang-undang Pemilu Masisir (Mahasiswa Indonesia Mesir). Saya sebagai panitia hanya menjalankan undang-undang,” tegas Khalis.
Dalam kesempatan itu, Falahuddin dan Wildi menyampaikan beberapa bakal program besar yang akan digarap pada tahun depan. Di antara bakal program itu adalah; Gemass (Gerakan Sehat Masisir), Pusat Riset Masisir, pekan khazanah nusantara, piala Nusantara dan penerbitan jurnal tiga bahasa; Indonesia, Inggris dan Arab. Falah berharap dengan majunya dia dan Wildi di dunia politik mahasiswa, akan tercipta suasana politik mahasiswa yang baik dan tidak memihak salah satu golongan serta meniadakan yang lain.
Berita Lainnya:
Berita Sebelumnya:
|
|
LAST_UPDATED2 |