| Malam Gebyar HUT RI Ke-64 KBRI Cairo |
|
|
|
| Selasa, 25 Agustus 2009 00:00 |
![]() Guna memeriahkan malam Gebyar tersebut, tampil beraneka ragam seni hiburan bernuansa HUT RI diantaranya: nasyid, tari Melayu, tari al Azhar, pantonim, gambus modern, group biola, kolaborasi musik angklung SIC dan Band. Tepuk tangan pun menambah kemeriahan acara ketika DUBES RI A.M. Fachir diiringi Katulistiwa Band melantunkan lagu “juwita malam” ciptaan Ismail Marzuki. Di hadapan WNI yang menjibuni ruang auditorium pada acara malam tersebut, DUBES RI membacakan naskah cuplikan buku “Hubungan Indonesia dan Mesir “ yang dalam waktu dekat akan segera terbit. Dalam pemaparannya, beliau menyampaikan bahwa Negara Mesir adalah negara yang pertama kali mengakui kemerdekaan Indonesia. Pengakuan tersebut tidak hanya serta merta begitu saja, tetapi adanya perjuangan mahasiswa Indonesia di Mesir saat itu yang sedang belajar di al Azhar. Masih dalam kesempatan yang sama, DUBES meminta kepada seluruh WNI yang ada di Mesir khususnya kepada mahasiswanya untuk menanamkan jiwa-jiwa pejuang. Jika di tahun 1945 mahasiswa Indonesia di Mesir mampu meyakinkan Mesir akan kedaulatan Indonesia, maka mahasiswa di era saat ini harus bisa memberikan prestasi yang tak kalah hebatnya, yaitu dengan prestasi akademik. Selain diisi dengan hiburan, pada malam tersebut dibagikan hadiah berupa piala dan uang tunai untuk para jawara mahasiswa Indonesia di Mesir dalam ajang perlombaan HUT RI ke-64 KBRI Cairo. Adapun perlombaan yang ditandingkan diantaranya: bulu tangkis, silat, catur, tenis meja, MTQ, dan Resensi buku. Berita Lainnya:
Berita Sebelumnya:
|




