| Orientasi Mahasiswa Baru Tahun 2009 |
|
|
|
| Ditulis oleh Muhammad Jamzuri |
| Kamis, 09 Juli 2009 13:14 |
![]() Dalam Sambutannya, Dubes antara lain menyampaikan pesan agar mahasiswa Indonesia menyadari bahwa bisa belajar di Mesir ini adalah atas berkah Al-Azhar dan Republik Arab Mesir, untuk itu hendaknya kita senantiasa berupaya mengambil berkah ini dengan sungguh-sungguh. Hendaknya kita juga menghormati aturan-aturan yang diberlakukan oleh negara tempat kita belajar. Jika ada masalah hendaknya segera diselesaikan dengan tetap menjaga agar tidak mengorbankan maslahat yang lebih besar. Terkait dengan belajar di Mesir, Dubes berpesan agar mahasiswa senantiasa tetap istiqamah, tidak mudah terpengaruh lingkungan yang kadang kurang kondusif, tidak cepat menyerah, tetapi harus istiqamah. Selain itu juga harus pandai-pandai menyesuaikan diri, termasuk dalam hal bahasa sehari-hari, juga bahasa pengantar kuliah. Prof. Dr. Sheikh Abdullah Ba'ts yang mewakili Rektor Universitas Al-Azhar antara lain mengatakan bahwa Al-Azhar bukan hanya perguruan tingginya orang Mesir, tapi juga perguruan tingginya mahasiswa muslim seluruh dunia. Pada kesempatan tersebut, beliau juga mengatakan bahwa diantara kelebihan Al-Azhar menyebarkan misi Islam yang toleran. Sebelum mengakhiri sambutannya, beliau juga sepakat dengan apa yang disampaikan oleh Duta Besar RI bahwa mahasiswa harus rajin berkonsultasi kepada ulama, suhbatu ustadzin. Orientasi mahasiswa baru berlangsung sampai tgl 7 Juli 2009, diikuti oleh 570 mahasiswa-mahasiswi. Materi pertama disampaikan oleh Dekan Fakultas Studi Islam Uniersitas Al-Azhar Putri dan dilanjutkan oleh narasumber, baik dari pejabat KBRI dan mahasiswa senior. Pembukaan Ormaba juga dihadiri oleh Atase Pendidikan KBRI Cairo, Sekretaris Ditjen Pendidikan Islam Depag RI, Direktir Agama dan Pendidikan BAPPENAS RI, Dekan Fakultas Studi Islam dan Bahasa Arab Putri, Kepala Kantor WAMY Cairo, dan para ketua-ketua Organisasi Kekeluargaan. Berita Lainnya:
Berita Sebelumnya:
|
| LAST_UPDATED2 |




