| Atase Pendidikan Hadiri Istighāsah Menjelang Masa Ujian |
|
|
|
| Ditulis oleh Administrator |
| Minggu, 12 April 2009 16:36 |
|
lain mengatakan bahwa selain menghadapi masa aktif kuliah dan masa-masa ujian termin II, istighāsah juga sebagai bagian dari sumbangsih PCINU Mesir untuk mendoakan keselamatan bangsa, khususnya menjelang penyelenggaraan Pemilu tanggal, 9 April 2009. Muhlashon menambahkan bahwa 2 (dua) bulan yang lalu PCINU juga telah mengeluarkan Bayān Siyāsī berupa himbauan untuk menjaga persatuan dan kesatuan dalam mensukseskan Pemilu 2009. Setelah Istighāsah dan doa bersama yang dipimpin oleh Mahmudi Muhson, MA, dan Rois Syuriah, K.H. Fadlolan Musyaffa, MA, acara dilanjutkan dengan taushiyah dan dialog bersama Atase Pendidikan KBRI Cairo, Dr. Sangidu, M.Hum. Taushiyah dan dialog semacam ini adalah bagian dari bentuk pembinaan mahasiswa yang menyentuh kepada permasalahan yang dihadapi di lapangan. Dalam pengantarnya, Dr. Sangidu antara lain memberikan kiat-kiat untuk bisa menguasai materi kuliah dan menuangkannya dalam lembar jawaban di saat ujian di perguruan tinggi berlangsung. Pada kesempatan tersebut, Dr. Sangidu juga menekankan pentingnya tahajjud yang rutin. Menurutnya, tahajjud selain perwujudan dari sikap taat kepada Allah, ia juga merupakan sarana tune up otak yang mampu menjernihkan dari berbagai virus yang biasa mengganggu otak dan fikiran. Selain itu, Dr. Sangidu juga memaparkan bahwa doa dan istighāsah harus dibarengi dengan sikap ikhlas dan pasrah yang munculnya dari lūb, yaitu dari hati yang paling dalam. Keikhlasan dan pasrah merupakan hal yang sifatnya transenden, artinya tidak dapat dilihat oleh pancaindra karena hanya ada dalam hati. Dr. Sangidu, M.Hum. juga berharap agar seluruh mahasiswa dapat menjalankan tugasnya dengan baik hingga dapat menyelesaikan studinya dalam waktu yang cepat. Hal itu disebabkan kedatangan alumni Al-Azhar sudah ditunggu-tunggu oleh masyarakat di Indonesia. Sebagai contoh, tiga tahun ke depan, jumlah dosen dan guru besar yang pensiun jumlahnya akan jauh lebih besar dari pengganti yang bisa mengisi pos mereka. Untuk itu, alumni Al-Azhar harus memacu diri untuk lulus S1 dan S2 dalam waktu yang cepat. Beberapa pertanyaan yang disampaikan oleh peserta antara lain menyangkut proses kedatangan mahasiswa baru, informasi pendidikan, kemudahan administrasi di Universitas non-Azhar dan juga seputar pengalaman pribadi yang bisa ditularkan kepada peserta.Berita Lainnya:
Berita Sebelumnya:
|
| LAST_UPDATED2 |




