| Dialog Halal Haram Golput & Sosialisasi Pemilu 2009 di Cairo |
|
|
|
| Ditulis oleh Administrator |
| Kamis, 19 Maret 2009 08:02 |
PPLN Cairo dalam rangka sosialisi pemilu adakan seminar pemilu di Griya Jateng, 12 Maret 2008. Bapak Muhammad Abdullah, MA selaku Ketua PPLN Cairo mengatakan, acara ini merupakan tindak-lanjut dari rapat KPU di Jeddah pada tanggal 26 Januari 2009. Diharapkan dengan adanya acara kali ini, masyarakat Indonesia di Mesir dapat memahami tata cara pemilihan umum yang akan berlangsung pada tanggal 9 April 2009 nanti. Dipandu oleh Romli Syarqawi, S.Ag acara ini mendatangkan empat presentator aktifis mahasiswa. Empat presentator itu adalah; Khalid Muslim, MA, M. Saifuddin, MA, Sutrisno Hadi, S.Ag, Dipl. dan Rasyid Satari. Selain sebagai sosialisasi pemilu raya 2009, acara ini juga membahas tentang boleh tidaknya golput (golongan putih) di mata agama.
Rasyid Satari dalam presentasinya menyoroti golput yang terjadi di Indonesia dari tahun ke tahun. Menurutnya, golput dari pemilu ke pemilu semakin meningkat dikarenakan kurang adanya kepercayaan rakyat terhadap pemimpin nasional. Berawal dari pemilu tahun 1971, golput mencapai 15%. Pada tahun 1999 meningkat menjadi 10, 21 % dan di tahun 2004 memuncak menjadi 23 %. Sementara itu, Sutrisno Hadi, S. Ag mengatakan, MUI pada tahun ini mengeluarkan fatwa haram golput dengan beberapa prinsip dasar yang diambil. Di antara prinsip pemilu adalah "tahsilul maslahah wataqlil almasyakil atau mendatangkan kemaslahatan dan meminimalisir kerusakan." Dengan dasar itu, MUI memberikan fatwa bahwa golput tidak dibenarkan dalam Islam. Berita Lainnya:
Berita Sebelumnya:
|




